RSS

Sistem Keamanan Komputer dan Internet

Sistem Keamanan Komputer dan Internet


Keamanan merupakan salah satu masalah penting dari sebuah sistem informasi. Keamanan seringkali berada diurutan kedua atau bahkan diurutan terakhir dalam daftar – daftar yang dianggap penting. Keamanan juga seringkali dikurangi atau bahkan ditiadakan apabila mengganggu kerja sistem, padahal terhubungnya komputer ke internet membuka potensi adanya lubang keamanan yang tadinya bisa ditutup dengan keamanan secara fisik (Hartiwati, 2014).
Berkomunikasi melalui internet tentu ada bahayanya. Komputer yang terhubung ke internet artinya komputer tersebut sudah masuk menjadi bagian dari internet itu sendiri. Di dunia maya yang luas ini terdapat ribuan bahkan jutaan orang dengan berbagai karakter perilakunya yang wajib diketahui cara dan pola pikir para penghuni dunia maya tersebut. Oleh karena itu, salah satu tindakan dan pengetahuan yang harus dikuasai adalah bagaimana cara mempertahankan komputer sewaktu terhubung ke internet (Stiawan, 2005).
Shelly, Cashman dan Vermaat (2007) menyatakan informasi yang dikirim melalui jaringan memiliki tingkatan risiko keamanan yang lebih tinggi dibandingkan informasi yang berada dalam lokasi perusahaan. Sebuah perusahaan memiliki administrator jaringan yang biasanya melindungi jaringan dan risiko keamanan. Internet yang tidak memiliki administrator, maka risiko keamanan pun menjadi lebih tinggi.
Tindakan mengambil identitas seseorang jauh lebih mudah dilakukan melalui internet atau melalui jaringan daripada melalui dunia fisik. Hal ini terjadi karena hanya beberapa orang yang memahami risiko berkomunikasi atau bertransaksi melalui internet dan bahkan sedikit pula yang berusaha mencegah risiko – risiko tersebut. Risiko tersebut diantaranya adalah risiko kerugian keuangan, risiko kerugian kerahasiaan, risiko kerugian harga diri dan lainnya (Fauziah, 2009).



Daftar Pustaka :

Hartiwati, E.N. 2014. ‘Keamanan Jaringan dan Keamanan Sistem Komputer Yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Warnet’. Jurnal Ilmiah Informatika Komputer, vol 19, no 3, pp 27 – 33.

Stiawan, Deris. 2005. Sistem Keamanan Komputer, Elex Media Komputindo, Jakarta.

Shelly ; Cashman & Vermaat. (2007). Discovering Computers Menjelajah Dunia Komputer Fundamental, edisi 3, Salemba Infotek, Jakarta.

Fauziah, S.A. 2009. ‘Hijacking Session Pada Sistem Keamanan Komputer (Studi Kasus Pencegahan Virus Pada E-Mail’. Jurnal Artificial, vol 3, no 1, pp 41 – 49.

Menarasikan Grafik dan Tabel


Laptop dapat bertahan lama tergantung dari seberapa baik pemakai menggunakan dan merawatnya, namun faktor kualitas laptop itu sendiri juga sangat berpengaruh. Gambar 1 menunjukkan bahwa tingkat kerusakan laptop merek Asus berada di tingkat terendah setelah tiga tahun pemakaian. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Asus menjadi merek laptop terbaik kualitasnya dibandingkan denganmerek lain seperti Apple, Dell, Acer dan HP.
Jika dibandingkan dengan Asus maka laptop merek HP yang berada di persentase kerusakan laptop paling tinggi dapat menunjukkan bahwa laptop merek tersebut lebih rentan terhadap kerusakan dibanding merek lainnya. HP memiliki persentase kerusakan yang hanya berbeda tipis dengan laptop merek Acer yang berada di peringkat empat, namun laptop merek HP tetap dapat dikategorikan ke dalam jajaran merek laptop yang paling mudah mengalami kerusakan.



Berdasarkan Tabel 1 dapat diketahui bahwa persentase jumlah penjualan cakram keras atau harddisk terbanyak selama lima tahun ini adalah merek Seagate dan paling sedikit adalah merek Samsung. Merek yang paling tinggi tingkat penjualannya itu ternyata memiliki persentase tingkat kerusakan paling tinggi pula, padahal jika diperhatikan tingkat kerusakan terendah justru berada pada merek Samsung yang memiliki persentase jumlah penjualan terendah. Seagate tetap mampu menjuarai jumlah penjualan.
Hal itu mungkin saja terjadi karena umur pemakaian cakram keras merek Seagate dapat bertahan lama dibanding merek lainnya. Western Digital juga memiliki umur pemakaian dan tingkat kerusakan yang hampir sama dengan Seagate. Persamaan itu mungkin yang menjadi alasan jumlah penjualan cakram keras merek Seagate dan Western Digital memiliki perbedaan yang tipis. Masyrakat mungkin lebih menyukai produk yang memiliki umur pemakaian lebih lama.

MENGENAL BASIS DATA (DATABASE)

MENGENAL BASIS DATA (DATABASE)


Apa yang pertama kali terlintas di benak Anda ketika mendengarkan kata database? Mungkin Anda pernah berjalan-jalan ke sebuah supermarket skala besar dan sedang akan melakukan pembayaran di kasir, kasir akan memasukkan daftar barang belanjaan Anda ke dalam komputer melewati sebuah program. Selain itu untuk menyimpan transaksi, program tersebut juga menampilkan total biaya yang harus Anda bayar atas semua barang belanjaan Anda.

Tempat untuk menyimpan data-data penjualan tersebut dinamakan basis data dan aplikasi yang dijalankan oleh petugas kasir tersebut dinamakan aplikasi basis data. Basis data (database) adalah kumpulan data - data dalam bentuk tabel yang saling berhubungan yang disimpan dalam media perangkat keras yang dapat diambil lagi sebagai informasi. Elemen – elemen penyusun database antara lain adalah Tabel, Kolom (Field), Baris (Record), Kunci Utama (Primary Key), Hubungan (Relationship), dan Bahasa Queri (Query Language).



Tema : Basis Data

Perbedaan Grafik Komputer dan Pengolahan Citra dan Contoh Penerapannya


Artikel :
Perbedaan Grafik Komputer dan Pengolahan Citra dan Contoh Penerapannya

Sudah bukan hal yang baru lagi dalam dunia IT tentang Grafik Komputer maupun Pengolahan Citra, terlebih lagi untuk para mahasiswa yang menimba ilmu di bidang Ilmu Komputer. Namun, masih banyak juga yang masih belum bisa membedakan apa itu Grafik Komputer dan Pengolahan Citra. Bahkan arti dari kedua kata itu pun mungkin masih banyak yang ti
dak mengetahuinya.

Pertama, mari kita bahas tentang apa arti dari keduanya terlebih dahulu.

1.     Grafik Komputer, sebagaimana kita ketahui tentang arti dari grafik itu adalah gambar. Maka, Grafik Komputer adalah gambar yang dibuat dari deskripi data. Itu adalah definisi versi singkatnya, untuk versi lengkapnya silahkan cari di google, hehe.
2.     Pengolahan Citra, Pengolahan Citra adalah gambar yang dihasilkan dari alat pencipta. Alat pencipta itu contohnya adalah kamera, scanner, software pengedit gambar, dan lain – lain.

Nah..., langsung bisa kelihatan jelas kan bedanya dimana?

Sekarang, sudah bisa membedakan dong kalau saya tanya foto yang ada di KTP kalian itu termasuk kedalam mana? Grafik Komputer atau Pengolahan Citra? Yap, masuk kedalam Pengolahan Citra, karna foto tersebut dihasilkan dari alat pencipta yaitu kamera. Sedangkan untuk contoh Grafik Komputer itu sepertinya sudah banyak yang kalian ketahui, kan? Ada diagram, animasi film, dan lain – lain.

Kalau Camera 360, masuknya kemana? Hehe, tentu pengolahan citra. Karena lewat aplikasi tersebut kita bisa mengolah sebuah gambar menjadi lebih bagus dan bening lewat sebuah alat yaitu kamera handphone.

Sedangkan Corel Draw, Adobe Photoshop, itu termasuk kedalam Grafik Komputer, karena lewat software tersebut kita membuat sebuah gambar yang baru.

Selanjutnya saya akan membahas tentang contoh aplikasi yang termasuk kedalam kategori Grafik Komputer dan Pengolahan Citra. Hanya sekilas saja, karna saya juga tak terlalu mendalami Grafik, hehe... (soalnya nggak bisa menggambar).

Oke langsung saja, yang pertama untuk Grafik Komputer. Disini saya coba membahas tentang contoh dari Grafik Komputer yang sering diajarkan guru kita sewaktu SD, yaitu Peta. Mau peta dunia, peta Indonesia, Peta Jakarta, atau Peta Bekasi sekalipun, sama saja. Peta adalah gambar grafis yang digunakan untuk menginformasikan tentang tata letak suatu tempat. Misalnya Peta Jakarta, dari peta tersebut kita dapat mengetahui semua tempat, jalan, perbatasan, kota, kabupaten yang ada di Kota Jakarta. Nah, peta ini tentu dibuat bukan secara asal – asalan, kan? Itulah mengapa peta dimasukkan kedalam contoh Grafik Komputer, karna peta dibuat berdasarkan deskripsi data yang ada, lalu dibuat dan disajikan dalam bentuk peta, dengan gambar dan penampilan yang terlihat seperti keadaan aslinya.

Peta Kota Jakarta

Kedua, contoh Pengolahan Citra. Masih dalam bentuk contoh yang sama, yaitu tentang bagaimana keadaan Kota Jakarta, bagaimana tempatnya, jalannya, perbatasannya, kabupatennya, dan lainnya. Namun kalau dalam Pengolahan Citra, kita bisa melihat keadaan Kota Jakarta tersebut melalui sebuah Maps yang dilihat bisa dengan 2D atau 3D. Balik lagi ke definisi Pengolahan Citra, yaitu gambar yang dihasilkan dari alat pencipta. Nah, itulah alasannya mengapa Maps masuk kedalam contoh Pengolahan Citra, karena Maps diambil dari sebuah alat di luar angkasa yang bernama Satelit. Melalui alat tersebut, dihasilkanlah sebuah penampakan tentang Kota Jakarta.

Maps Kota Jakarta

Untuk saat ini, segitu saja yang bisa saya bahas. Sebenarnya masih banyak lagi aplikasi dan software lainnya yang bisa dibahas tentang contoh penerapan Grafik Komputer dan Pengolahan Citra ini, untuk makin paham dimana letak perbedaan kedua ilmu tersebut. Saking banyaknya mungkin Novel Harry Potter sampai kalah, hehe. Tapi..., untuk sekarang jangan banyak – banyak lah ya, nanti gumoh, hehe.

Teori organisasi umum 2 - TUGAS KETIGA

UNIVERSITAS GUNADARMA
Teori organisasi umum 2
Disusun oleh :
Nama : Ratnawati Inesia Pratiwi
NPM : 17113319
Tugas minggu ke-tiga

Carilah karakteristik atau ciri-ciri dari masing-masing pasar (berserta contoh produk/industri) !!
A. Persaingan Pasar Sempurna
Pasar persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai suatu struktur pasar atau industri dimana ada banyak penjual dan pembeli,dan setiap penjual atau pun pembeli tidak dapat mempengaruhi pasar.
I. Ciri-ciri pasar persaingan sempurna antara lain :
1. Perusahaan adalah price taker
Price taker atau Pengambil harga artinya suatu perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Apa pun tindakan perusahaan di dalam pasar tidak akan menimbulkan perubahan ke atas harga pasar yang berlaku. Harga pasar ditentukan oleh interaksi antara keseluruhan pembeli dan keseluruhan penjual.
2. Tiap perusahaan mudah keluar atau masuk
Sekiranya perusahaan rugi,dan ingin meninggalkan industri tersebut,maka langkah ini dengan mudah dilakukan. Sebaliknya apabila ada perusahaan yang ingin melakukan kegiatan di industri itu,produsen dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkannya.
3. Menghasilkan barang homogen
Maksudnya adalah tidak terdapat perbedaan yang nyata diantara barang-barang yang dihasilkan suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Sehingga barang-barang ini tidak mudah dibeda-bedakan. Karenanya,pembeli tidak dapat membedakan manakah produksi dari perusahaan A dan manakah produksi dari perusahaan B.
4. Pembeli mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai pasar
Dalam pasar persaingan sempurna ini dimisalkan bahwa jumlah pembeli adalah sangat banyak. Tapi dimisalkan juga kalau mereka memiliki pengetahuan yang sama mengenai keadaan pasar,yaitu mereka mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan ke atas harga tersebut. Dampaknya,para produsen tidak bisa menjual produknya dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar.
B. Pasar Monopoli
Ada beberapa ciri dan sifat dasar pasar monopoli. Ciri utama pasar ini adalah adanya seorang penjual yang menguasai pasar dengan jumlah pembeli yang sangat banyak. Ciri lainnya adalah tidak terdapatnya barang pengganti yang memiliki persamaan dengan produk monopolis; dan adanya hambatan yang besar untuk dapat masuk ke dalam pasar.
Hambatan itu sendiri, secara langsung maupun tidak langsung, diciptakan oleh perusahaan yang mempunyai kemampuan untuk memonopoli pasar. Perusahaan monopolis akan berusaha menyulitkan pendatang baru yang ingin masuk ke pasar tersebut dengan dengan beberapa cara; salah satu di antaranya adalah dengan cara menetapkan harga serendah mungkin.
Dengan menetapkan harga ke tingkat yang paling rendah, perusahaan monopoli menekan kehadiran perusahaan baru yang memiliki modal kecil. Perusahaan baru tersebut tidak akan mampu bersaing dengan perusahaan monopolis yang memiliki kekuatan pasar, image produk, dan harga murah, sehingga lama kelamaan perusahaan tersebut akan mati dengan sendirinya.
Cara lainnya adalah dengan menetapkan hak paten atau hak cipta dan hak eksklusif pada suatu barang, yang biasanya diperoleh melalui peraturan pemerintah. Tanpa kepemilikan hak paten, perusahaan lain tidak berhak menciptakan produk sejenis sehingga menjadikan perusahaan monopolis sebagai satu-satunya produsen di pasar.
C. Pasar monopolistis (Monopolistik)
Monopolistik, ciri-cirinya:
1. mirip dengan pasar persaingan sempurna.
2. produsen/penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga.
3. relatif murah keluar masuk pasar. contohnya:snack,nasi goreng,pulpen,buku,pensil.
D. Pasar Oligopoli
Adalah pasar yang antara perusahaannya terdapat ketergantungan. Sehingga masing-masing perusahaan tidak dapat mengubah harga seenaknya. Dapat diartikan juga yaitu keadaan dimana pasar hanya terdapat beberapa penjual yang saling bersaing dengan jumlah pembeli yang banyak. Contohnya adalah pasar mobil, motor, dan pembuatan pesawat terbang.
a. Ciri-ciri pasar oligopoli.
– Hanya ada beberapa perusahaan yang mendominasi pasar.
– Jenis produk ada yang terdeferensiasi dan ada yang tidak.
– Terdapat rintangan yang kuat untuk masuk ke pasar oligopoli karena investasinya yang tinggi.
– Persaingan melalui iklan sangat kuat.
b. Kelebihan pasar oligopoli.
– Terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan biaya investasi yang besar.
– Jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu.
– Bila terjadi perang harga, konsumen akan diuntungkan.


Referensi :